Komisi I DPR RI melakukan inspeksi ke Lanud Sultan Hasanuddin Makassar dan menemukan kondisi fasilitas pertahanan udara yang tidak memadai. Anggota Komisi I, Nurul Qomaril Arifin, menyoroti kebutuhan pemerintah untuk menyelaraskan pengadaan armada tempur udara dengan infrastruktur yang ada.

Kunjungan kerja reses ini menyoroti ketidaksesuaian antara kebutuhan pertahanan udara dan kesiapan fasilitas pendukungnya. Nurul Qomaril Arifin menegaskan bahwa pemerintah harus memperbaiki kondisi pangkalan dan asrama prajurit yang terbengkalai. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pengadaan alat tempur dan peningkatan infrastruktur pendukung.

Kritik ini muncul dalam konteks kekhawatiran terhadap kesiapan pertahanan udara nasional. Sebelumnya, beberapa laporan menyoroti kondisi fasilitas militer yang tidak memadai. Kondisi ini dianggap berpotensi menghambat kemampuan operasional pasukan udara. Nurul Qomaril Arifin menyarankan pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan dan kesiapan infrastruktur pertahanan udara.