Konser Andrea Bocelli yang direncanakan di Indonesia pada 2026 memicu perdebatan publik. Konser ini akan diadakan di Candi Borobudur pada 31 Oktober dan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 3 November. Pertunjukan ini merupakan bagian dari Romanza 30th Anniversary World Tour, yang menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya destinasi eksklusif di Asia-Pasifik.
Pihak penyelenggara menyatakan konser ini akan memberi kontribusi besar bagi sektor ekonomi lokal. Diperkirakan pendapatan dari tiket dan promosi bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, berbagai kelompok masyarakat mengkritik rencana ini. Mereka menilai konser tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan sejarah Indonesia.
Beberapa aktivis menuntut agar konser ini dibatalkan. Mereka menekankan bahwa lokasi di Candi Borobudur, situs warisan dunia, perlu dijaga dari penggunaan yang tidak sesuai. Sementara itu, pihak penyelenggara menegaskan bahwa semua kegiatan akan mengikuti aturan yang berlaku dan menghormati kearifan lokal.
Konser Andrea Bocelli di Indonesia menjadi isu yang memperlihatkan perbedaan pandangan antara keuntungan ekonomi dan perlindungan budaya. Masyarakat terus mengawasi perkembangan lebih lanjut terkait rencana ini.

























