Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menyatakan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto melibatkan kolaborasi yang terstruktur. Menurut Herman, sistem ini mencakup kebijakan hingga teknis penyadapan. Ia menegaskan bahwa penyadapan tersebut tidak terjadi secara spontan.

Penyadapan ilegal tersebut, menurut Herman, menunjukkan adanya upaya yang terencana untuk mengganggu keamanan dan kenyamanan Presiden. Ia menekankan bahwa sistem ini berjalan dengan koordinasi yang baik antar berbagai pihak.

Sebelumnya, berbagai pihak telah menyampaikan kekhawatiran terkait adanya aktivitas penyadapan terhadap Presiden. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai kebenaran informasi tersebut. Herman menyarankan bahwa investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap fakta secara jelas.