BPS mencatat Bangka Belitung mengalami deflasi 0,41 persen (mtm) pada Oktober 2026. Inflasi tahunan turun ke 3,36 persen. Penurunan terjadi karena harga pangan dan ikan turun.
Deflasi terjadi akibat penurunan harga barang kebutuhan pokok. Harga ikan terutama mengalami penurunan signifikan. Pangan seperti beras dan gula juga turun. Penurunan harga ini memengaruhi indeks harga konsumen.
Bangka Belitung mengalami deflasi setelah beberapa bulan inflasi. Tahun 2025, daerah ini sempat mengalami inflasi tinggi. Namun, kondisi ekonomi mulai stabil. Penurunan harga dipengaruhi oleh pasokan yang lebih baik dan permintaan yang stabil.



















