OJK mencatat pertumbuhan kredit di bank swasta mencapai 16,9% hingga September 2026. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit di bank BUMN yang mencapai 14,78% tahun ini. Pertumbuhan kredit di sektor swasta terus menguat sepanjang tahun 2026, didorong oleh permintaan pasar yang meningkat.

Pertumbuhan kredit di bank swasta tercatat mencapai Rp 12,3 triliun pada bulan September 2026, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam keterangan resmi, OJK menyebutkan bahwa kredit yang diberikan kepada sektor usaha kecil dan menengah menjadi salah satu faktor utama peningkatan tersebut.

Sebelumnya, OJK telah mencatat bahwa pertumbuhan kredit di sektor swasta terus bergerak positif sejak awal tahun 2026. Dengan adanya kebijakan keuangan yang lebih fleksibel, serta peningkatan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah, kredit swasta terus mengalami peningkatan. Pertumbuhan ini juga didukung oleh peningkatan investasi di sektor riil.