Pada Kamis 511 pukul 21.00 WIB, jumlah titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia meningkat menjadi 338 titik. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya jumlah hotspot mencapai 336 titik. Peningkatan jumlah hotspot terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kalteng menjadi salah satu daerah yang terkena dampak karhutla (kebakaran hutan dan lahan) secara luas. Pemerintah setempat terus melakukan upaya pemantauan dan penanganan kebakaran. Namun, kondisi cuaca yang masih memungkinkan penyebaran api membuat penanganan menjadi lebih rumit.

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sering kali terjadi pada musim kemarau. Kalteng, yang memiliki iklim tropis dan curah hujan rendah, rentan terhadap kebakaran. Pemerintah daerah dan lembaga terkait terus berupaya mencegah penyebaran api dengan melakukan pemantauan intensif dan siap siaga. Namun, keterbatasan sumber daya dan kondisi alam masih menjadi tantangan utama.

Kebakaran hutan dan lahan di Kalteng telah terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Pemadaman api masih terus dilakukan, namun kondisi cuaca kering dan angin kencang membuat upaya pemadaman menjadi lebih sulit. Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan titik api yang ditemukan.