Polri mengakui menerima kritik terkait informasi hoaks yang beredar di masyarakat. Dalam sebuah pertemuan dengan media, Kepala Divisi Humas Polri menyampaikan bahwa sejak Februari lalu, telah terdapat lebih dari 1.596 informasi hoaks yang beredar.

Kritik tersebut datang dari berbagai elemen masyarakat yang merasa informasi yang disampaikan oleh Polri tidak selalu akurat atau transparan. Dalam pertemuan tersebut, Polri menyatakan akan memperbaiki proses pengelolaan informasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Sebelumnya, Polri telah melakukan beberapa langkah untuk mengendalikan hoaks, termasuk meningkatkan koordinasi dengan pihak berwenang lainnya dan memperkuat sistem pelaporan informasi yang tidak benar. Namun, kritik yang datang menunjukkan bahwa upaya tersebut masih perlu ditingkatkan.

Kritik terhadap Polri terkait hoaks bukanlah hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, masyarakat sering kali mengeluhkan kurangnya transparansi dan akurasi informasi yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut. Dengan adanya kritik ini, Polri berharap dapat memperbaiki kinerjanya dan membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.