Saham emiten bank besar di Indonesia bergerak bervariasi pada perdagangan sesi I, Senin (2/11/2026). Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), Bank BNI (BBNI), dan Bank BRI (BBRI) menunjukkan pergerakan yang berbeda.

BBCA dan BBNI mencatat kenaikan pada sesi perdagangan awal hari tersebut. Saham BBCA naik sekitar 0,5 persen, sementara BBNI menguat sebesar 0,3 persen. Kenaikan ini didorong oleh optimisme pasar terhadap kinerja keuangan bank-bank tersebut di kuartal pertama tahun 2026.

Di sisi lain, BMRI dan BBRI mengalami fluktuasi yang lebih rendah. BMRI turun tipis sebesar 0,2 persen, sedangkan BBRI stabil dengan pergerakan minimal. Pergerakan ini mencerminkan ketidakpastian pasar terkait dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter yang masih berlangsung.

Pergerakan saham bank besar sering kali menjadi indikator kesehatan pasar keuangan. Kenaikan pada BBCA dan BBNI menunjukkan kepercayaan investor terhadap stabilitas keuangan perusahaan-perusahaan tersebut. Namun, fluktuasi pada BMRI dan BBRI mengingatkan akan risiko yang masih ada di pasar.

Kinerja saham di sesi I ini akan menjadi referensi bagi investor dalam menentukan strategi perdagangan di sesi berikutnya. Perkembangan lebih lanjut akan tergantung pada data ekonomi dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan bank sentral.