Sektor konstruksi tumbuh 6,68% pada triwulan II 2026, menurut data Badan Pusat Statistik. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,29% dalam periode yang sama. Pertumbuhan sektor konstruksi tercatat dalam bentuk year-on-year, menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan konstruksi terutama didorong oleh proyek infrastruktur dan perumahan. Data menunjukkan bahwa investasi di bidang ini meningkat seiring kebijakan pemerintah yang mendorong pembangunan ekonomi. Selain itu, permintaan akan properti di sejumlah kota besar juga berkontribusi pada kenaikan aktivitas konstruksi.

Sebelumnya, sektor konstruksi telah menunjukkan peningkatan konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pertumbuhan pada kuartal II 2026 mencapai tingkat tertinggi sejak beberapa tahun terakhir. Ini menunjukkan bahwa sektor ini tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Kinerja sektor konstruksi juga mencerminkan dinamika ekonomi yang lebih luas, termasuk kebijakan pemerintah dan kondisi pasar.