Pertamina Patra Niaga mengirimkan 4 truk tangki bahan bakar minyak (BBM) ke Bali untuk mengatasi antrean yang terjadi di daerah tersebut. Pemerintah Provinsi Bali menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) guna menekan mobilitas masyarakat.

Kebijakan WFH diterapkan sebagai upaya mengurangi jumlah orang yang bergerak di luar rumah, sehingga mengurangi tekanan pada distribusi BBM. Namun, kebijakan ini menyebabkan antrean BBM yang lebih panjang di beberapa titik distribusi. Pertamina memutuskan untuk mengirimkan bantuan BBM dari Banyuwangi ke Bali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, Pemprov Bali telah meminta bantuan BBM dari Pertamina untuk mengatasi kelangkaan. Kebutuhan BBM di Bali meningkat karena tingginya jumlah penduduk dan aktivitas pariwisata yang masih berlangsung. Pertamina mengirimkan truk tangki BBM secara rutin untuk memastikan pasokan tetap stabil.

Kebijakan WFH tetap diterapkan hingga situasi membaik. Pertamina terus memantau kondisi distribusi BBM dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan. Kebutuhan BBM di Bali akan terus dipantau untuk memastikan kestabilan pasokan.