Pemerintah Indonesia dan Kamerun menandatangani kerja sama strategis dalam sektor agroindustri. Proyek ini bertujuan mengolah singkong Kamerun menjadi tepung tapioka dan biogas. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan ekspor produk pertanian lokal.

Kerja sama ini melibatkan pemerintah dan pelaku usaha dari kedua negara. Proyek percontohan dilakukan untuk menguji skala produksi dan pemasaran produk hasil hilirisasi. Singkong Kamerun dipilih karena memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku.

Proyek ini diharapkan selesai dalam beberapa bulan. Hasilnya akan menjadi contoh bagi negara lain. Kerja sama ini juga membuka peluang ekspor produk olahan pertanian ke pasar internasional.

Kerja sama antara Indonesia dan Kamerun dalam sektor agroindustri merupakan langkah baru dalam hubungan ekonomi bilateral. Proyek ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Proyek ini juga mendukung keberlanjutan energi terbarukan.