OJK menerima 94.363 pengaduan konsumen hingga Oktober 2026. Pengaduan terbanyak berasal dari sektor perbankan, fintech, dan pinjaman online ilegal. Data ini mencakup laporan dari masyarakat terkait layanan keuangan yang dianggap tidak memenuhi standar.

Pengaduan terkait perbankan mencapai angka signifikan, terutama terkait layanan pembukaan rekening dan transaksi. Fintech dan pinjol ilegal juga menjadi sumber pengaduan utama, dengan keluhan terkait bunga tinggi dan transparansi yang tidak memadai. OJK menyatakan sedang melakukan investigasi lebih lanjut terhadap laporan tersebut.

Sebelumnya, OJK telah mencatat peningkatan jumlah pengaduan konsumen sejak awal tahun 2026. Kenaikan ini diduga dipengaruhi oleh peningkatan penggunaan layanan keuangan digital dan kebijakan regulasi yang terus berubah. OJK mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih penyedia layanan keuangan dan memperhatikan dokumen resmi sebelum melakukan transaksi.