Enam pemuda yang selamat dari kecelakaan kapal KM Virgo Transpor 8 di perairan Jawa Barat kini akan bekerja di lingkungan Polres Garut. Mereka berasal dari Kampung Panyingkiran, Desa Situsaer, Kecamatan Garut. Pekerjaan ini dimulai Senin (2/11/2026) setelah keluarga mereka memutuskan tidak lagi mengizinkan mereka kembali melaut.
Kecelakaan KM Virgo terjadi beberapa bulan sebelumnya, yang menyebabkan beberapa korban jiwa dan trauma bagi para nelayan. Kecelakaan tersebut terjadi di perairan laut Jawa Barat, dekat wilayah Kabupaten Garut. Dalam insiden itu, enam nelayan berhasil selamat namun mengalami trauma berat.
Keluarga para nelayan memutuskan untuk menghentikan aktivitas melaut sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan mental mereka. Karena itu, mereka diizinkan untuk bekerja di Polres Garut sebagai upaya untuk kembali beraktivitas dan memulihkan diri. Pekerjaan ini diharapkan dapat memberikan stabilitas ekonomi dan psikologis bagi para nelayan tersebut.
Kecelakaan KM Virgo menjadi peristiwa yang mengguncang komunitas nelayan di Jawa Barat. Insiden tersebut menunjukkan risiko yang dihadapi oleh para nelayan dalam aktivitas mereka. Dengan adanya kebijakan keluarga untuk menghentikan melaut, kasus ini menunjukkan upaya untuk melindungi kesehatan mental para nelayan.




















