Relawan pemadam kebakaran di Indonesia terus berjuang tanpa perlindungan atau gaji dari pemerintah. Anggota Komisi IV DPR RI Herry Dermawan mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak memberikan perlindungan memadai kepada masyarakat peduli api. Relawan ini bertugas menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah perbatasan. Mereka bergerak cepat untuk mendeteksi percikan api sebelum membesar.
Kebakaran hutan terjadi secara rutin di Indonesia, terutama di daerah kering. Relawan lokal sering kali menjadi barisan terdepan dalam upaya pemadaman. Namun, mereka tidak mendapatkan perlengkapan kerja atau perlindungan medis. Beberapa relawan bahkan kehilangan nyawa saat bertugas.
Sebelumnya, pemerintah telah memperkenalkan program pemadam kebakaran, tetapi program ini belum mencakup masyarakat peduli api. Herry Dermawan menekankan bahwa relawan ini memainkan peran vital dalam mengurangi dampak kebakaran. Namun, kebijakan pemerintah masih belum memenuhi kebutuhan mereka.
Kebakaran hutan terus mengancam wilayah perbatasan, dan masyarakat terus berjuang tanpa dukungan penuh dari pemerintah. Pemerintah perlu segera meninjau kembali kebijakan pemadam kebakaran untuk melindungi relawan yang bekerja tanpa bayaran.





























