Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, sedang mempersiapkan mesin pengolahan sampah dengan kapasitas 75-80 ton per hari. Langkah ini bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah di dalam kota.
Pengadaan mesin tersebut didukung oleh proyek Indonesia Solid Waste Management Improvement Project (ISWMP) yang melibatkan Bank Dunia. Proyek ini bertujuan meningkatkan manajemen sampah secara berkelanjutan.
Pengelolaan sampah di Cimahi sedang menghadapi perubahan kebijakan terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Pemkot berupaya memperkuat sistem pengelolaan sampah agar lebih efisien dan ramah lingkungan.
Proyek ISWMP memberikan bantuan teknis dan finansial untuk memperbaiki infrastruktur pengelolaan sampah. Mesin baru diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan dan mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA.
Pengelolaan sampah menjadi prioritas utama Pemkot Cimahi dalam menghadapi tantangan lingkungan. Penambahan mesin ini merupakan langkah konkret untuk mendukung kebijakan daerah dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.

























