Indonesia meningkatkan strategi ekspor mineral kritis dengan fokus pada nilai tambah, terutama nikel, di forum IMF-Bank Dunia di Bangkok. Pemerintah mengajukan rencana hilirisasi mineral untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan bahwa hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai ekspor. Dalam forum tersebut, Indonesia juga menawarkan kerja sama dengan negara-negara Afrika untuk transisi energi.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperkuat posisi dalam industri mineral global. Dengan fokus pada nilai tambah, pemerintah ingin mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan baku.
Kerja sama dengan Afrika diharapkan mendorong pertukaran teknologi dan investasi. Indonesia juga menyoroti pentingnya kolaborasi ASEAN dalam pengelolaan sumber daya mineral.
Peningkatan ekspor mineral kritis menjadi prioritas dalam roadmap perekonomian nasional. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.



























