Kebakaran melahap lahan perkebunan di Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Rabu (21/01/2026) malam. Api menghanguskan sekitar 6 hektar lahan yang milik warga. Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada sore hari.
Api membesar cepat, menyebabkan kepanikan di antara warga. Beberapa warga langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, karena intensitas api yang tinggi, warga meminta bantuan relawan dan petugas pemadam kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar satu jam setelah kejadian. Mereka berupaya memadamkan api dengan alat pemadam. Namun, karena lokasi kebakaran berada di area terbuka, upaya pemadaman membutuhkan waktu lebih lama.
Kebakaran ini terjadi di Dusun Cimentek. Lokasi tersebut merupakan area perkebunan yang luas. Kebakaran mengancam kehidupan warga sekitar, terutama karena area perkebunan menjadi sumber penghidupan mereka.
Kebakaran di Ciamis bukanlah yang pertama dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Desember 2025, terjadi kebakaran serupa di area perkebunan di Kecamatan Cikalong. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 4 hektar lahan.
Kebakaran di Ciamis menunjukkan tantangan dalam pengelolaan lahan perkebunan. Cuaca kering dan angin kencang menjadi faktor utama penyebab kebakaran. Warga setempat mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari kebakaran ini.






























