Papan petunjuk evakuasi tsunami di Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Jawa Barat, dinilai tidak tepat oleh Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). Lokasi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat dan wisatawan saat bencana melanda. Kepala Resort KSDA Wilayah XXI Pangandaran, Kusnadi, menyoroti risiko masuk zona bahaya tsunami jika gempa megathrust terjadi.

Papan petunjuk tersebut mengarahkan pengunjung ke kawasan cagar alam, yang sebenarnya berada di daerah rawan tsunami. KSDA mengingatkan bahwa jalur evakuasi harus mengarah ke tempat aman, bukan ke area yang rentan. Kusnadi menekankan pentingnya revisi jalur evakuasi untuk menghindari risiko keselamatan.

Sebelumnya, wilayah Pangandaran sering menjadi lokasi wisata yang rawan bencana. KSDA telah mengeluarkan peringatan tentang ancaman gempa megathrust yang bisa memicu tsunami. Meski papan petunjuk sudah dipasang, KSDA menilai informasi tersebut tidak akurat dan bisa memicu kebingungan.

KSDA menyarankan pemerintah dan pihak terkait melakukan evaluasi ulang jalur evakuasi. Revisi diperlukan agar masyarakat dan wisatawan dapat bergerak dengan aman saat bencana terjadi. Kusnadi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.