Puluhan jemaah umrah dari Makassar terpaksa membatalkan perjalanan mereka setelah serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap Bandara Riyadh. Serangan tersebut terjadi pada hari ini, menyebabkan gangguan operasional dan ketidakpastian bagi para calon jemaah yang telah memesan tiket.

Menurut informasi yang diperoleh, serangan Houthi terhadap Bandara Riyadh menyebabkan kekacauan di area keberangkatan. Pihak maskapai PT Mudah Menuju Baitullah mengonfirmasi bahwa 53 jemaah umrah yang akan berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar harus membatalkan rencana perjalanan mereka.

Serangan Houthi terhadap fasilitas penerbangan di Saudi Arabia bukanlah hal baru. Kelompok tersebut sering kali melakukan serangan terhadap target militer dan infrastruktur strategis di wilayah Yaman dan sekitarnya. Dalam beberapa bulan terakhir, Houthi telah menargetkan beberapa bandara dan pusat logistik di negara tersebut, menyebabkan gangguan terhadap operasional pemerintah dan kehidupan warga.

Kondisi ini memperparah ketegangan antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Yaman. Meski pihak berwenang Saudi Arabia terus berupaya memulihkan operasional, dampak dari serangan Houthi masih dirasakan oleh banyak pihak, termasuk jemaah umrah yang terkena dampak langsung.