Warga Ciamis menggelar shalat istisqa di tengah kekeringan yang melanda wilayah pertanian. Upacara berlangsung di lahan yang mengering di Dusun Awiluar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Umat Islam berdoa meminta hujan untuk mengembalikan kelembapan tanah yang kritis.

Api menghanguskan lahan seluas sekitar 1.400 meter persegi di Dusun Wetan, Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara. Kebakaran terjadi Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 11.50 WIB. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Petugas Damkar WMK Kawali menerima laporan dan langsung berangkat ke lokasi.

Kebakaran terjadi di tengah kondisi kekeringan yang memperparah risiko kebakaran. Lahan yang terbakar berada di wilayah yang sama dengan daerah yang sedang mengalami kesulitan air. Pembakaran sampah menjadi penyebab utama kebakaran. Petugas memperkirakan api bisa mengancam area sekitar jika tidak segera dikendalikan.

Kondisi kekeringan di Ciamis telah berlangsung beberapa bulan. Curah hujan rendah memicu penurunan ketersediaan air tanah. Petani mengeluh kesulitan menanam tanaman karena kekeringan. Shalat istisqa menjadi salah satu upaya masyarakat untuk meminta bantuan alam.

Kebakaran di Ciamis menunjukkan dampak langsung dari kekeringan. Pembakaran sampah yang tidak terkontrol memperburuk situasi. Masyarakat membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah kerugian lebih besar. Pemerintah setempat sedang mengevaluasi langkah-langkah pencegahan.