Pengamat dari Universitas Indonesia mendorong pemerintah Indonesia untuk segera membuka komunikasi diplomatik dengan Arab Saudi dan Iran. Tindakan ini dianggap penting untuk melindungi warga negara Indonesia yang terdampak serangan kelompok Houthi dari Yaman.
Serangan yang terjadi di Yaman melibatkan kelompok Houthi yang menargetkan wilayah di utara negara tersebut. Serangan ini menyebabkan kerusakan infrastruktur dan meningkatkan risiko bagi warga negara Indonesia yang tinggal di daerah tersebut.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah menyatakan kepeduliannya terhadap keamanan warga negara di luar negeri. Namun, pengamat menilai langkah ini perlu dipercepat untuk menghindari risiko lebih besar. Mereka menekankan pentingnya dialog langsung dengan Arab Saudi dan Iran sebagai langkah strategis.
Kebijakan ini juga dianggap sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan diplomatik dengan negara-negara kawasan. Pemerintah Indonesia telah memperhatikan situasi di Yaman sejak lama, tetapi belum ada tindakan konkret yang diambil.
Dengan adanya serangan terbaru, pengamat menilai bahwa waktu untuk bertindak sudah tepat. Mereka menekankan bahwa dialog diplomatik adalah langkah yang paling efektif untuk melindungi kepentingan warga negara Indonesia di luar negeri.



























