Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjar, Jawa Barat, mengonfirmasi ketersediaan beras Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar cukup untuk kebutuhan masyarakat.
Dua minggu lalu, stok beras murah SPHP di pasar Banjar mulai berkurang karena belum ada penyaluran dari Perum Bulog. Ketersediaan beras tersebut sempat menipis, menyebabkan kekhawatiran masyarakat akan ketersediaan bahan pokok.
Kepala Dinas DKP3 Kota Banjar menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasokan beras SPHP tetap terjaga. Dengan adanya penyaluran yang kembali, stok beras di pasar kembali terpenuhi.
Kebutuhan beras masyarakat di Kota Banjar terus meningkat, terutama menjelang masa penggunaan beras untuk kebutuhan sehari-hari. Dinas DKP3 terus memantau ketersediaan beras di pasar dan memastikan harga tetap stabil.
Kebijakan SPHP bertujuan untuk menjaga ketersediaan beras murah bagi masyarakat. Dinas DKP3 juga mengimbau masyarakat untuk tetap memantau harga beras di pasar dan melaporkan jika ada indikasi kenaikan harga yang tidak wajar.



























