Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ancaman keras terhadap Iran selama pidato di Sidang Umum PBB, menyatakan akan melakukan pemusnahan total jika kesepakatan nuklir tidak segera tercapai. Ancaman ini datang setelah ia mengungkapkan pertemuan tak terduga antara pejabat AS dan Iran beberapa jam sebelum pidatonya. Meski ancaman tersebut menimbulkan kekhawatiran, Trump tetap menekankan kebijakan luar negeri AS yang berfokus pada keamanan nasional.

Pertemuan antara AS dan Iran terjadi meski situasi hubungan antara kedua negara masih tegang. Pidato Trump di PBB juga menjadi latar belakang pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping, yang akan menghadiri kunjungan resmi ke Washington. Meski fokus utama pertemuan dengan Tiongkok adalah kompetisi teknologi AI, kebijakan luar negeri Trump tetap menjadi topik yang mendapat perhatian luas.

Selain itu, Trump juga menunjukkan ketegangan dengan media saat ia mengatakan kepada wartawan CNN, "Anda tidak seharusnya ada di sini." Tindakan ini memperkuat kritik terhadap kebijakan pengendalian media di Gedung Putih. Meski demikian, ancaman terhadap Iran tetap menjadi isu utama dalam perjalanan diplomatik Trump di PBB.