Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta komuniti internasional untuk menekan Israel agar segera memulai proses rekonstruksi wilayah Gaza. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato di sidang Majelis Umum PBB ke-81 yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, pada 22 September. Erdogan menekankan pentingnya kecepatan dalam pemulihan infrastruktur dan layanan publik di wilayah yang terkena dampak konflik terbaru.
Pemimpin Turki juga menyoroti perlunya kerja sama internasional dalam upaya pemulihan. Ia menunjukkan kekhawatiran terhadap kondisi warga Gaza yang masih mengalami kesulitan akses ke bantuan. Meski tidak menyebut secara eksplisit, Erdogan menyiratkan bahwa tekanan politik internasional diperlukan untuk mempercepat proses tersebut.
Kebijakan ini mencerminkan posisi Turki sebagai mitra regional dalam isu kemanusiaan. Pemerintah Ankara terus memperkuat peran dalam mediasi konflik Timur Tengah. Pemulihan Gaza menjadi isu utama dalam hubungan diplomatik Turki dengan negara-negara lain.


























