Pertamina, perusahaan energi nasional Indonesia, diduga menjadi korban serangan siber oleh kelompok RansomHouse. Serangan tersebut mengakibatkan 6 GB data bocor, menurut laporan dari sumber teknologi. Pihak Pertamina belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden ini, namun informasi awal menyebutkan bahwa jaringan perusahaan terkena dampak dari serangan tersebut.

Serangan siber ini dilaporkan terjadi beberapa hari lalu, dengan kelompok RansomHouse mengklaim telah menyerang sistem Pertamina. Kelompok tersebut biasanya melakukan serangan siber dengan meminta tebusan uang sebagai imbalan untuk mengembalikan akses data. Meski belum ada konfirmasi resmi, insiden ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan siber di sektor energi.

Pihak keamanan siber sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan tingkat kerusakan dan mengidentifikasi sumber serangan. Pertamina diperkirakan akan segera melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.