Pemerintah Singapura mengalihkan sebagian pasokan gas alam ke Indonesia untuk menekan biaya impor energi. Langkah ini dilakukan dalam rangka meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Gas yang dialihkan saat ini diprioritaskan untuk pembangkit listrik di Batam, Bintan, dan Sumatera. Pengalihan ini dilakukan melalui jalur pipa yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan infrastruktur baru. Pemerintah Singapura menegaskan bahwa pengalihan ini tidak mengganggu pasokan gas untuk kebutuhan dalam negeri.
Pengalihan gas ini merupakan bagian dari upaya kerja sama antara Singapura dan Indonesia dalam bidang energi. Kedua negara telah sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pengelolaan sumber daya energi. Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Indonesia untuk menurunkan biaya impor energi melalui penggunaan sumber daya lokal.

























