Kualitas udara Singapura mengalami peningkatan pada Senin (26/10). Indeks Standar Polutan (PSI) dalam 24 jam berada dalam kategori baik hingga sedang sepanjang malam.

Peningkatan ini terjadi setelah beberapa hari terakhir dimana kualitas udara mengalami penurunan akibat kabut asap. Meski kondisi udara membaik, pemerintah masih memantau situasi untuk mengantisipasi kemungkinan kembalinya polusi.

Kabut asap yang terjadi sebelumnya berdampak pada kualitas udara di beberapa wilayah Singapura. Peningkatan jumlah partikel halus (PM2.5) dan polutan lainnya menyebabkan peringatan kesehatan bagi masyarakat. Meski saat ini kondisi udara membaik, masyarakat diimbau tetap memantau informasi terkini.

Kabut asap biasanya terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan di sekitar Singapura, terutama di Indonesia bagian timur. Cuaca kering dan angin lemah memperparah kondisi ini. Pemerintah Singapura terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengurangi dampak negatif dari polusi udara.