Gubernur Jambi Al Haris dituduh gagal menangani kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, sehingga memicu aksi demonstrasi besar-besaran. Demonstran terdiri dari ratusan warga dan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di Jambi, Kamis (8/10). Mereka menuntut pemerintah daerah untuk lebih aktif mengendalikan kebakaran yang terus mengancam lingkungan dan masyarakat.

Aksi demonstrasi ini berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak karhutla yang merusak ekosistem dan mengganggu kehidupan warga. Pemimpin demonstran menyatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam mengatasi karhutla tidak efektif dan tidak memenuhi harapan masyarakat. Mereka menekankan perlunya langkah lebih tegas dan transparan untuk mencegah kebakaran di masa depan.

Kebakaran hutan dan lahan di Jambi telah terjadi beberapa kali dalam tahun terakhir, menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat setempat. Meski pemerintah telah mengambil beberapa langkah, warga menilai upaya tersebut tidak cukup dan masih terlambat. Aksi demonstrasi ini menunjukkan kekecewaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menghadapi masalah lingkungan yang kritis.