Sirkuit Phillip Island, salah satu lintasan balap motor paling ikonik di dunia, resmi menutup era keemasannya dalam gelaran MotoGP 2026. Keputusan ini diumumkan oleh pemerintah Australia dan pihak promotor kejuaraan, yang memutuskan untuk memindahkan lokasi perlombaan mulai musim 2027. Lintasan legendaris di tepi Samudra Pasifik ini menjadi panggung perpisahan emosional bagi para pembalap dan penggemar dalam ajang MotoGP Australia 2026.

Pembatalan sirkuit Phillip Island menandai akhir dari sejarah panjang yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Sejak pertama kali digunakan pada tahun 1980-an, lintasan ini menjadi salah satu tempat favorit pembalap untuk menunjukkan kecepatan dan keahlian mereka. Keputusan untuk menutup sirkuit ini didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk perubahan kebijakan pemerintah, pengembangan infrastruktur, dan kebutuhan untuk menyelaraskan agenda olahraga internasional.

Sebelumnya, sirkuit Phillip Island telah menjadi bagian dari kejuaraan dunia MotoGP sejak 1996. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ada kekhawatiran mengenai keberlanjutan keberadaan lintasan tersebut. Pemerintah Australia dan promotor MotoGP memutuskan untuk mencari lokasi baru yang lebih sesuai dengan standar modern dan kebutuhan industri balap. Keputusan ini juga memperhatikan dampak lingkungan serta keberlanjutan pengembangan olahraga di kawasan Oseania.

Tutupnya sirkuit Phillip Island menjadi momen penting dalam sejarah MotoGP. Meski berdampak pada penggemar dan pembalap, keputusan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk masa depan olahraga balap motor di tingkat internasional.