Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan 56 ribu unit pompa air untuk mendukung strategi mitigasi kekeringan pada Tahun Anggaran 2026. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi dampak perubahan iklim dan musim kemarau yang semakin ekstrem, yang berpotensi mengancam produksi pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa percepatan sistem pompanisasi menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhan air irigasi petani tetap terpenuhi. Pompa air ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia yang rentan terhadap kekeringan.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pertanian terhadap risiko lingkungan. Kementan juga berharap langkah ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan meminimalkan kerugian akibat cuaca ekstrem.