Indonesia berada di peringkat kelima sebagai negara dengan emisi gas rumah kaca terbesar di dunia tahun 2025, menurut data yang dirilis oleh sumber internasional. Negara dengan emisi terbesar adalah Tiongkok, Amerika Serikat, India, dan Rusia. Indonesia mengikuti Rusia dengan total emisi mencapai sekitar 550 juta ton CO2 setara.
Data ini mencerminkan kontribusi Indonesia terhadap perubahan iklim global, terutama dari sektor pertanian, kehutanan, dan energi. Emisi dari deforestasi dan penggunaan bahan bakar fosil menjadi penyumbang utama. Pemerintah Indonesia telah menyatakan komitmen untuk mengurangi emisi sebesar 29 persen hingga 2030, dengan dukungan internasional. Namun, tantangan dalam mencapai target tersebut masih terasa, terutama karena pertumbuhan ekonomi yang membutuhkan penggunaan energi.
Sebelumnya, Indonesia telah menjadi fokus perhatian internasional dalam isu perubahan iklim. Pada Konferensi Perubahan Iklim PBB di Glasgow tahun 2021, Indonesia menjanjikan peningkatan upaya pengurangan emisi. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa kecepatan penurunan emisi masih lambat. Pemerintah sedang berupaya meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi energi di berbagai sektor.






















