Indonesia meluncurkan dua laporan strategis yang menekankan pentingnya keamanan siber dan ketahanan bisnis dalam ekosistem ekonomi digital. Laporan ini dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), serta didukung oleh Badan Pengawas Keuangan dan Perhimpunan Akuntan Indonesia (UID). Tujuan utama dari laporan ini adalah memperkuat daya saing bisnis dan keamanan siber di tengah disrupsi teknologi, terutama terkait kecerdasan buatan (AI).
Laporan tersebut menyoroti tantangan yang dihadapi oleh sektor keuangan digital, termasuk risiko keamanan data dan kebocoran informasi. OJK menekankan perlunya regulasi yang lebih ketat untuk melindungi pengguna dan memastikan transparansi dalam transaksi digital. Sementara itu, IAI menyarankan peningkatan kapasitas profesional dalam bidang akuntansi dan teknologi informasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan berbagai inisiatif untuk mendorong transformasi digital, termasuk pengembangan infrastruktur internet dan pelatihan sumber daya manusia. Namun, laporan ini menunjukkan bahwa keamanan siber tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.























