Gempa bumi berkekuatan M6,4 mengguncang Kepulauan Bonin, Jepang, pada Minggu (25/10). Gempa ini terjadi di kedalaman 472 kilometer, menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG memastikan bahwa gempa tektonik ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami di wilayah Indonesia.

BMKG mengungkapkan bahwa gempa tersebut tidak menghasilkan gelombang laut yang berpotensi mengancam pesisir Indonesia. Pemantauan BMKG menunjukkan bahwa tidak ada perubahan signifikan pada tinggi air laut di sekitar wilayah Indonesia. Pemantauan juga menunjukkan bahwa gempa tidak memicu aktivitas vulkanik atau pergeseran tektonik yang berpotensi mengancam wilayah Indonesia.

Gempa Kepulauan Bonin terjadi setelah serangkaian gempa kecil yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Meski gempa ini tidak berpotensi tsunami, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan aktivitas geofisika. Gempa ini juga menjadi pengingat bahwa Indonesia, yang berada di jalur patahan tektonik aktif, tetap rentan terhadap gempa bumi.