Cuaca kering masih mendominasi wilayah Indonesia, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap risiko karhutla. Peringatan ini dikeluarkan dalam prakiraan cuaca Kamis, 22 Oktober 2026. BMKG menyatakan bahwa meskipun cuaca kering masih berlangsung, hujan lebat bisa terjadi secara lokal, sehingga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

BMKG menekankan bahwa masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Meski cuaca kering terus berlangsung, kejadian hujan lebat masih bisa terjadi di beberapa wilayah. Hal ini memperkuat kebutuhan untuk mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Karhutla telah menjadi ancaman serius di Indonesia, terutama di daerah dengan kondisi cuaca kering yang berkepanjangan. BMKG mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan bisa terjadi kapan saja, terutama jika tidak ada upaya pencegahan yang tepat. Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi cuaca dan mengambil langkah-langkah pencegahan sesuai dengan situasi yang terjadi.