Komite Disiplin PSSI memberikan sanksi kepada Persija Jakarta, termasuk denda Rp90 juta dan larangan suporter mengikuti pertandingan di luar Jakarta selama enam laga. Sanksi ini diberikan setelah terjadi kerusuhan antar suporter saat laga melawan Persita Tangerang pada pekan kelima Super League.

Keributan terjadi di stadion saat pertandingan berlangsung. Suporter kedua tim terlibat konflik yang memicu ketegangan. Pihak kepolisian dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Komdis PSSI menilai peristiwa ini melanggar aturan liga.

Sebelumnya, denda terhadap Persija Jakarta dibandingkan dengan hukuman pemain Persib Bandung, Beckham Putra, yang dikenai denda Rp75 juta karena selebrasi yang dianggap menghina suporter Persija. Perdebatan muncul di media sosial, dengan netizen mengkritik ketidakadilan antara dua hukuman.

Kerusuhan suporter di Liga Super Indonesia bukanlah hal baru. Pada tahun sebelumnya, beberapa laga juga terjadi konflik antar pendukung. PSSI telah beberapa kali memberikan sanksi, tetapi kasus ini dianggap lebih parah karena melibatkan banyak orang dan mengganggu pertandingan.

PSSI menegaskan bahwa sanksi diberikan untuk menjaga keamanan dan fair play dalam kompetisi. Larangan suporter mengikuti pertandingan di luar Jakarta bertujuan mencegah konflik di stadion. Persija Jakarta diberi waktu untuk mengajukan banding.