Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan kesiapannya untuk menggunakan kekuatan militer AS dalam upaya melindungi kepentingan negara di Amerika Latin selama Sidang Umum PBB. Pernyataan ini datang setelah ia mengkritik peran Kuba di Belahan Bumi Barat, yang menurutnya mengganggu kepentingan AS. Trump menyampaikan kecamannya terhadap Kuba dalam konteks kebijakan luar negeri yang dianggapnya tidak mendukung kepentingan Amerika Serikat.

Selain itu, Trump juga menyampaikan pandangan bahwa pihaknya harus memilih antara menegakkan kesepakatan dengan Iran atau mengirimkan Iran ke "neraka" jika negara tersebut gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini menunjukkan sikap tegas Trump terhadap Iran, yang dianggapnya menjadi ancaman terhadap kepentingan AS.

Dalam konteks lain, Trump juga akan hadir di Sidang Umum PBB untuk menyampaikan pidato penting. Pidato ini diharapkan akan membahas berbagai isu luar negeri yang menjadi prioritas pemerintahan Trump, termasuk hubungan dengan negara-negara di Amerika Latin dan Timur Tengah. Pidato ini menjadi bagian dari upaya Trump untuk memperkuat posisi AS dalam forum internasional.