Ed Sheeran akhirnya membuka suaranya mengenai situasi Gaza selama konser solonya di Philadelphia, Amerika Serikat, pada 19 September 2026. Penyanyi asal Inggris ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap isu yang sedang memanas, menyebutkan bahwa situasi di Gaza adalah "katastropik dan tidak dapat dibenarkan." Ia juga menunjukkan rasa penyesalan atas keputusan untuk mengeluarkan rapper Macklemore dari tur Loop-nya karena komentar pro-Palestina yang dilakukan oleh Macklemore.
Dalam kesempatan tersebut, Ed Sheeran tampak emosional, menangis di atas panggung dan menyampaikan rasa terima kasih kepada penggemarnya yang tetap mendukungnya. Ia juga menyatakan bahwa ia merasa bertanggung jawab atas konflik yang terjadi, meskipun ia menekankan bahwa keputusan untuk mengeluarkan Macklemore adalah keputusan yang sulit.
Beberapa penggemar mengkritik respons Ed Sheeran terhadap protes yang muncul, dengan menilai bahwa ia tidak cukup jelas dalam menyampaikan pandangannya. Namun, banyak orang lain mengapresiasi keberanian penyanyi ini untuk membicarakan isu sensitif di panggung publik.



























