120 personel TNI dikerahkan untuk menangani bencana banjir bandang dan longsor di Solok. Korem 032/Wirabraja mengirimkan pasukan gabungan serta alat berat untuk membersihkan material longsor dan mencari korban yang hilang di Arosuka, Kabupaten Solok. Operasi penyelamatan berlangsung setelah hujan deras memicu kejadian alam yang mengancam wilayah tersebut. Tim penyelamat sedang fokus pada pencarian korban yang masih terjebak di area terisolasi. Pemkab Solok juga turut berkoordinasi dengan TNI untuk memastikan kebutuhan logistik dan bantuan medis bagi warga terdampak.
Kondisi cuaca masih tidak menentu, sehingga operasi penyelamatan memerlukan kehati-hatian. Pemukiman di sekitar Arosuka terkena dampak signifikan, dengan beberapa rumah rusak dan jalan terputus. Pemkab mengimbau warga untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pihak berwenang. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban jiwa tambahan.



























