Presiden Iran Masoud Pezeshkian meninggalkan Tehran pada hari Selasa untuk menghadiri Sidang Umum PBB di New York. Ia berangkat dalam rangka mengikuti pertemuan yang menjadi forum penting bagi negosiasi internasional. Dalam perjalanan ke New York, Pezeshkian menegaskan komitmen Iran untuk mempertahankan sikap negara dalam berbagai forum internasional.
Pemerintah Iran mengharapkan pertemuan ini dapat menjadi kesempatan untuk mengungkapkan kebijakan luar negeri negara. Dalam beberapa hari terakhir, ada harapan bahwa dialog antara Iran dan Amerika Serikat dapat memperoleh kemajuan. Namun, beberapa laporan menyebutkan bahwa pihak Amerika Serikat menolak mengeluarkan visa bagi sebagian anggota delegasi Iran.
Kendati ada hambatan, Pezeshkian tetap berharap bahwa pertemuan ini dapat membawa perubahan positif dalam hubungan bilateral. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa Iran akan terus mempertahankan kebijakan yang dianggap sebagai kepentingan nasional.



























