Kementerian Agama (Kemenag) tengah mempersiapkan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru madrasah. Program ini mencakup pelatihan ekoteologi dan penguasaan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kemenag juga menekankan pentingnya apresiasi bagi guru yang berdedikasi.
Dalam persiapan HGN 2026, Kemenag menyiapkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualifikasi dan kemampuan para pendidik di madrasah. Pelatihan ekoteologi bertujuan meningkatkan kesadaran guru tentang lingkungan. Sementara pelatihan AI bertujuan memperkuat kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam pembelajaran.
Di sisi lain, isu dana PIP di Bojonegoro masih memicu kekhawatiran. Wali murid menyebut dana PIP yang seharusnya diterima siswa di tingkat madrasah terpotong hingga Rp250.000 per siswa. Komisi VIII DPR RI meminta Kemenag untuk segera melakukan pemeriksaan lapangan guna mengusut tuntas indikasi pelanggaran. Beberapa pihak pengelola sekolah juga enggan memberikan klarifikasi resmi.
Kemenag belum memberikan respons resmi terkait isu dana PIP tersebut. Namun, pihaknya menekankan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan dan apresiasi bagi guru. Isu dana PIP di Bojonegoro tetap menjadi sorotan publik.


























