Pengiriman smartphone global mengalami penurunan tajam pada kuartal III-2026. Laporan terbaru dari Counterpoint Research menunjukkan penurunan sebesar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi di berbagai pasar utama, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika Latin.
Analisis menunjukkan bahwa penurunan terutama terjadi di sektor ponsel kelas menengah dan entry-level. Permintaan untuk perangkat dengan spesifikasi dasar menurun karena konsumen lebih memilih perangkat dengan fitur canggih atau harga lebih tinggi. Selain itu, krisis memori global juga berdampak pada rantai pasok, menyebabkan keterlambatan pengiriman dan kenaikan harga.
Krisis memori yang terjadi di sejumlah pabrikan menyebabkan ketidakstabilan pasokan komponen utama. Hal ini memengaruhi produksi ponsel di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pemerintah dan industri sedang berupaya mempercepat pengadaan komponen alternatif untuk memulihkan pasokan.
Penurunan pengiriman ini menimbulkan kekhawatiran bagi industri teknologi global. Beberapa perusahaan mulai menunda rencana peluncuran produk baru hingga situasi stabil. Meski demikian, sektor premium masih menunjukkan peningkatan, dengan permintaan yang tetap tinggi.





















