Perempuan memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan pangan di Indonesia. Amartha, lembaga keuangan mikro, meluncurkan program baru yang fokus pada perempuan perdesaan. Program ini bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam produksi dan distribusi pangan.

Data dari Food and Agriculture Organization (FAO) PBB menunjukkan bahwa perempuan menyumbang sekitar 41 persen tenaga kerja pertanian global. Di Indonesia, angka ini tidak jauh berbeda. Perempuan perdesaan sering kali menjadi tulang punggung keluarga dalam hal pertanian.

Amartha mengatakan program ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui akses ke modal dan pelatihan. Program ini juga mencakup pendampingan teknis dan informasi pasar. Dengan meningkatkan keterlibatan perempuan, Amartha berharap dapat meningkatkan produktivitas dan ketersediaan pangan di tingkat lokal.

Sebelumnya, Amartha telah melakukan beberapa proyek serupa di daerah pedesaan. Program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Dengan memperkuat peran perempuan, Amartha berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.