Tentara Israel kembali melakukan serangan udara dan tembakan artileri ke beberapa wilayah di selatan Libanon pada Minggu (11/10). Serangan ini terjadi meski pihak Israel dan Lebanon telah mencapai kesepakatan damai beberapa hari sebelumnya.

Serangan udara terjadi di daerah yang dianggap sebagai basis gerakan milisi Hezbollah. Pihak Israel mengklaim bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menghentikan aktivitas milisi tersebut. Namun, tidak ada pernyataan resmi dari pihak Lebanon mengenai keberlangsungan kesepakatan damai tersebut.

Kesepakatan damai sebelumnya mencakup penarikan pasukan Israel dari wilayah selatan Libanon dan penghentian serangan udara. Namun, serangan terbaru menunjukkan bahwa pihak Israel masih mempertahankan kebijakan militer di wilayah tersebut. Pihak Lebanon menyatakan akan memantau situasi dan mengevaluasi langkah-langkah selanjutnya.

Serangan ini menambah ketegangan antara Israel dan Lebanon setelah beberapa minggu perundingan damai. Meskipun ada kesepakatan, pihak Israel terus melakukan operasi militer di wilayah yang dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan negara.