Persija Jakarta kembali bermain di Jakarta International Stadion (JIS) setelah berpindah tiga kali selama kompetisi Super League 2026/2027. Klub yang menjadi kebanggaan warga ibu kota ini belum memainkan pertandingan di JIS sejak awal musim. Alasan pindah venue pertandingan bervariasi, termasuk kondisi rumput yang tidak memadai.

Pada pertandingan terakhir, Persija mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1. Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengapresiasi kerja keras pemain dalam pertandingan tersebut. Namun ia juga memberikan catatan kritis terkait kondisi rumput di JIS. Shin Tae-yong meminta agar venue pertandingan tidak terus dipakai sebagai konser, yang sebelumnya sempat menjadi tempat acara hiburan.

Sebelumnya, Persija sempat berpindah ke venue lain karena kondisi lapangan yang tidak memenuhi standar pertandingan sepak bola. Pemindahan ini memengaruhi jadwal dan persiapan tim. Kembalinya Persija ke JIS menjadi langkah penting untuk memulihkan kondisi lapangan dan memastikan pertandingan berjalan optimal.

Sejarah Persija di JIS cukup panjang. Stadion ini menjadi tempat bermain klub yang didirikan pada 1931 ini. Namun dalam beberapa musim terakhir, Persija lebih sering bermain di venue lain karena kondisi lapangan yang tidak stabil. Kembalinya ke JIS dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pertandingan dan kepuasan penonton.