Penumpang asing yang menggunakan layanan transportasi Green SM di Jakarta mengeluh mengenai tagihan yang dianggap tidak wajar. Pemakai layanan tersebut mengaku menerima tagihan sebesar Rp 500 ribu meskipun hanya menggunakan layanan selama beberapa menit.
Layanan Green SM merupakan salah satu layanan transportasi umum di Jakarta yang menggunakan sistem pembayaran digital. Penumpang mengatakan bahwa tagihan yang diterima tidak sesuai dengan durasi penggunaan layanan. Ia juga menyebutkan bahwa tidak ada konfirmasi atau notifikasi terkait tagihan tersebut.
Sebelumnya, Green SM telah mengalami beberapa keluhan dari pengguna layanan terkait masalah pembayaran. Beberapa pengguna menyebutkan bahwa sistem pembayaran digital yang digunakan sering kali mengalami gangguan. Namun, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola layanan terkait keluhan ini.
Keluhan ini menambah kekhawatiran pengguna layanan transportasi umum di Jakarta terkait keandalan sistem pembayaran digital. Beberapa pengguna menyarankan agar pihak pengelola layanan segera melakukan investigasi terkait masalah pembayaran yang dilaporkan.





















