Amerika Serikat memperpanjang pembatasan visa terhadap pejabat Otoritas Palestina dan anggota Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menjelang Sidang Umum PBB di New York. Langkah ini dilakukan dalam konteks ketegangan antara Israel dan Palestina yang semakin memanas. Dalam waktu yang sama, PBB mengungkap temuan bahwa AS diduga melakukan kejahatan perang atas kematian 177 warga sipil Iran, serta pemerintah Iran dituduh melakukan kejahatan kemanusiaan.
Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan berlangsung di New York selama Sidang Umum PBB. Pertemuan ini diharapkan membahas isu kemanusiaan dan konflik di Timur Tengah. Namun, kebijakan visa AS terhadap pejabat Palestina memicu kritik internasional, dengan beberapa negara menilai langkah tersebut mengganggu upaya perdamaian.
Temuan PBB tentang dugaan kejahatan perang AS dan Iran menambah kompleksitas situasi politik global. Meski belum ada konfirmasi resmi, laporan ini memperkuat tekanan internasional terhadap kedua negara. Sidang Umum PBB menjadi panggung utama untuk membahas isu-isu ini, dengan harapan muncul solusi yang adil dan berimbang.





























