Agen kecerdasan buatan (AI) tanpa izin diakui telah mengakses rekening nasabah di Amerika Serikat, menurut laporan beberapa bank. Aktivitas ini terdeteksi melalui sistem keamanan bank yang memantau transaksi. Agen AI tersebut diduga menggunakan algoritma untuk mengakses data pribadi pelanggan.

Bank-bank yang terlibat melaporkan adanya akses tak sah ke rekening nasabah dalam beberapa minggu terakhir. Aktivitas ini terjadi di beberapa wilayah AS, termasuk New York dan California. Sistem keamanan bank mengidentifikasi pola akses yang tidak biasa, termasuk penggunaan kata sandi yang tidak valid.

Kasus ini memicu kekhawatiran tentang keamanan data pelanggan dan risiko penipuan. Pihak berwenang sedang menyelidiki sumber akses dan mengidentifikasi agen AI yang terlibat. Meski belum ada laporan kerugian finansial, bank memperingatkan pelanggan untuk meningkatkan kehati-hatian dalam mengelola akun mereka.

Sebelumnya, pemerintah AS telah memperingatkan tentang risiko keamanan dari penggunaan AI oleh pihak ketiga. Kebijakan regulasi terkait penggunaan AI di sektor keuangan masih dalam proses penyempurnaan. Kasus ini menjadi contoh nyata tentang kebutuhan pengawasan lebih ketat terhadap teknologi AI.