Pemerintah DKI Jakarta melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dan Bank Jakarta telah menyalurkan dana sebesar Rp37,19 triliun untuk tujuh proyek infrastruktur hingga Juli 2026. Dana tersebut mencakup komitmen pembiayaan yang telah disetujui serta dana yang masih aktif. Proyek-proyek ini mencakup pembangunan jalan tol, sistem drainase, dan fasilitas umum lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta.
Selain itu, jumlah outstanding pembiayaan yang masih aktif mencapai Rp13,67 triliun. Dana ini akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang belum selesai. Pembiayaan ini didukung oleh berbagai sumber, termasuk pinjaman dari lembaga keuangan dan dana dari pemerintah pusat. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi masyarakat.
Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama Pemerintah DKI Jakarta dalam menghadapi tantangan kota metropolitan yang semakin kompleks. Dengan dana yang signifikan, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekonomi dan kesejahteraan warga.


























