Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mimika, Papua, semakin mengancam kesehatan warga. Pemerintah daerah setempat meminta bantuan masker kepada Dinas Kesehatan setempat untuk melindungi masyarakat dari paparan partikel halus yang berbahaya. Kondisi udara di wilayah tersebut terus memburuk, dengan indeks polusi udara yang mencapai tingkat sangat tinggi.
Kebakaran yang terjadi sejak beberapa minggu lalu memicu peningkatan kepadatan asap, yang menyebabkan kesulitan pernapasan bagi warga. Pemkab Mimika mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan. Dinas Kesehatan sedang berupaya memenuhi permintaan masker, meski pasokan masih terbatas.
Kebakaran hutan dan lahan di Mimika diduga disebabkan oleh faktor alam dan aktivitas manusia. Pemerintah daerah juga meminta bantuan dari pihak terkait untuk memadamkan api dan mencegah penyebaran asap ke wilayah lain. Kondisi ini memperparah tekanan terhadap sistem kesehatan lokal.

























