Militan Houthi di Yaman menggelar aksi massa di Sanaa, Jumat (10/7/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap Iran. Aksi ini dilakukan dalam konteks ketegangan regional yang semakin memanas. Sementara itu, mantan presiden AS Donald Trump mengingatkan Teheran agar tidak melakukan tindakan gegabah terkait aktivitas nuklir yang terlihat di situs bawah tanah Iran.

Aktivitas baru di situs nuklir Iran, terlihat dari citra satelit, memicu peringatan keras dari Trump. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam kebijakan luar negeri Iran. Di sisi lain, aksi Houthi menunjukkan keterlibatan lebih dalam dalam konflik Yaman, yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Kedua peristiwa ini menggarisbawahi ketegangan antara Iran dan negara-negara tetangga, serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan. Trump mengingatkan bahwa tindakan Iran bisa memicu reaksi internasional. Sementara itu, Houthi mempertahankan dukungan politik mereka terhadap Iran, meski dalam konteks lokal.